header-int

Seminar dan Pertemuan Perkumpulan Dosen (PD) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) SeJateng-DIY

Selasa, 02 Jul 2019, 16:00:08 WIB - 97 View
Share
Seminar dan Pertemuan Perkumpulan Dosen (PD) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) SeJateng-DIY

Prodi PGMI STAINU Purworejo yang diwakili oleh Kaprodi PGMI berkesempatan menghadiri acara Seminar dan Pertemuan Perkumpulan Dosen (PD) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) SeJateng-DIY dengan tema “Prospek dan Tantangan Alumni PGMI” yang dilaksanakan pada hari Senin hingga Rabu, 22 s.d. 24 Oktober 2018.

Pertemuan Perkumpulan Dosen (PD) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) SeJateng-DIY dibuka secara resmi di @hom Hotel Kudus oleh Dr. Mundakir, M.Ag. selaku Rektor IAIN Kudus pada Senin Malam, 22 Oktober 2018. Selain rektor, hadir jajaran pimpinan IAIN Kudus, Dr. Fauzan, MA selaku ketua Asosiasi Dosen PGMI Indonesia, Dr. Aninditya Sri Nugraheni selaku ketua PD-PGMI Se Jateng-DIY, serta Kaprodi, Sekprodi dan dosen PGMI se Jateng-DIY.

Kata Kajur Tarbiyah IAIN Kudus, Dr. Abdul Karim, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan, “Pertemuan ini mampu merumuskan konsep pada PD PGMI dan alumni PGMI itu sendiri. Harapan kami, dari Tarbiyah, khususnya PGMI, dari perkumpulan ini benar-benar berdampak di lapangan. Alasannya karena alumni PGMI isonan alias serba bisa. Menjadi guru kelas bisa, guru PAI bisa, Nyanyi bisa, Ngajar seni bisa, dan lain sebagainya.” Kata beliau.

“Masalahnya, ada dikotomi pada saat perekrutan CPNS pada secara regulasi kurikulum berada pada payung yang sama. Saya berharap ini menjadi wahana merumuskan prospek dan tantangan alumni PGMI yang nanti bisa bermanfaat pada PGMI se Jateng-DIY bahkan se Indonesia.” lanjut beliau.

Selesai sambutan, dilanjut konsolidasi PD PGMI se Jateng-DIY dinarasumberi oleh Dr. Fauzan, M.A. selaku ketua PD PGMI se Indonesia mengatakan bahwa, “Prodi PGMI harus memperjuangkan alumninya agar setara dengan PGSD dengan cara meningkatkan kualitas dan berusaha akreditasi minimal B. Lulusan yang menghasilkan guru kelas hanya bisa didapat dari lulusan prodi PGMI/PGSD.”

“Muatan kurikulum PGMI yang sangat berbeda dengan PGSD, yaitu adanya penambahan penguatan nilai-nilai karakter. Dan konten keilmuan dalam prodi PGMI harus sekitar 80 % bermuatan keprodian.” lanjut beliau.

Setelah pembukaan dan konsolidasi PD PGMI se Jateng-DIY, kegiatan dilanjutkan dengan seminar dan rangkaian kegiatan lain. Kegiatan berakhir pada Rabu, 24 Oktober 2018. Rencana Pertemuan PD PGMI  se Jateng-DIY tahun 2019 direncanakan akan bertempat di PGMI UIN Walisongo Semarang.

Stainu Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo Menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Yang Unggul Dan Terkemuka Dalam Integrasi Keilmuan Yang Berwawasan Global
© 2019 Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo Follow STAINU PURWOREJO: Facebook Twitter Linked Youtube