SEKILAS INFO
Jumat, 12 Jul 2024
  • Selamat Datang di Kampus STAI Nahdlatul Ulama (STAINU), Purworejo, Jawa Tengah || TELAH DIBUKA!! GELOMBANG I PENDAFTARAN MAHASISWA BARU T.A. 2024/2025 (JANUARI - APRIL 2024

Tim KKN STAINU Purworejo Berikan Sentuhan Kreatif pada Pengembangan UMKM di Desa Loning

Diterbitkan : - Kategori : Kegiatan

STAINU Purworejo – Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh dosen dan mahasiswa KKN Kelompok 003 dari Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo di Desa Loning Kecamatan Kemiri tidak hanya menjadi wadah diskusi strategis. Dalam momentum tersebut, tim KKN juga memberikan sentuhan kreatif dengan menyerahkan beragam pernak-pernik inovatif kepada Kepala Desa Loning, Bapak Subur, pada Kamis (28/12/2023).

Pernak-pernik inovatif tersebut melibatkan desain yang terinspirasi dari tema Wisata Edukasi Religi Tuan Guru Loning. Di antaranya, Kaos berdesain khas, menjadi daya tarik visual yang merepresentasikan kekayaan budaya dan religi desa. Selain itu, cendera mata berupa gantungan kunci dan botol berteknologi inovatif yang akan digunakan sebagai wadah air sumur peninggalan Tuan Guru Loning juga menjadi bagian dari produk hasil kolaborasi mahasiswa dengan dosen pembimbing.

Berbicara tentang produk inovatif, salah satu highlight adalah Kaos berdesain Wisata Edukasi Religi Tuan Guru Loning. Kaos ini tidak hanya menjadi sarana berpakaian, tetapi juga menjadi sarana promosi yang efektif untuk mengangkat citra wisata desa secara keseluruhan. Desain yang mencerminkan kearifan lokal dan keunikan budaya religi menjadi ciri khas yang membedakan.

Gantungan kunci dengan sentuhan estetika lokal juga menjadi bagian dari upaya tim KKN untuk mendukung pengembangan UMKM di Desa Loning. Keberadaan produk-produk tersebut bukan hanya sekadar merchandise, melainkan juga sebagai alat untuk menarik perhatian wisatawan dan pengunjung, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya tarik dan potensi ekonomi di tingkat lokal.

Botol yang dirancang sebagai wadah air sumur peninggalan Tuan Guru Loning telah dipersiapkan sembari menunggu keluarnya ijin hasil uji kelayakan konsumsi dari Dinas Kesehatan. Hal ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pihak-pihak terkait, seperti mahasiswa, dosen, dan instansi pemerintah, untuk menciptakan inovasi yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Penyerahan pernak-pernik inovatif ini tidak hanya menandai kesuksesan PkM, tetapi juga sebagai langkah konkrit dalam mendukung pengembangan wisata edukasi religi di Desa Loning secara spesifik, dan secara lebih luas, di Kabupaten Purworejo. Melalui kolaborasi dan kreativitas, diharapkan masyarakat dapat merasakan dampak positif yang berkelanjutan dari upaya pengembangan UMKM dalam sektor pariwisata.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar