STAINU Purworejo Dalami APT 4.0 dan SAPTO 2.0

Purworejo — STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo menggelar Workshop dan Pendampingan Penyusunan APT 4.0 dan SAPTO 2.0 secara daring pada Selasa (30/12/2025), sebagai langkah strategis memperkuat kesiapan institusi menghadapi kebijakan akreditasi perguruan tinggi terbaru berbasis mutu dan dampak.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–15.00 WIB melalui Zoom Meeting ini diikuti 25 peserta yang terdiri atas pimpinan kampus, ketua lembaga, kepala unit, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan. Workshop ini menghadirkan Asesor sekaligus Guru Besar dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Eva Latipah, sebagai narasumber utama.

Ketua STAINU Purworejo, Mustadin Taggala, dalam sambutan pembuka menegaskan bahwa akreditasi tidak semata-mata urusan administratif, melainkan bentuk rekognisi mutu institusi yang harus tumbuh dari kesadaran internal kampus. Menurutnya, akreditasi yang sehat adalah akreditasi yang bertumbuh secara organik dari budaya mutu, kemudian dinilai secara objektif oleh pihak eksternal.

“Akreditasi harus hidup sebagai iklim mutu yang berkelanjutan, bukan sekadar menyiapkan dokumen menjelang penilaian. Ia harus tumbuh dari dalam, lalu diuji oleh penilaian eksternal. Dengan begitu, institusi tidak gagap ketika dinilai,” ujar Mustadin.

Ia menambahkan, STAINU Purworejo menargetkan dua hal sekaligus, yakni pemenuhan standar akreditasi jangka pendek melalui instrumen IAPT 4.0 dan 4.1, serta penguatan budaya mutu jangka panjang berbasis digitalisasi data dan continuous improvement.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STAINU Purworejo yang juga Koordinator Tim APT 2025–2026, Dhiya Ayu Tsamrotul Ihtiari, memaparkan dinamika perjalanan akreditasi institusi, termasuk tantangan utama dalam sinkronisasi data antara PDDIKTI dan SAPTO 2.0. Ia menjelaskan bahwa pembaruan data dosen dan institusi telah dilakukan melalui berbagai sistem nasional, seperti SISTER, SINTA, dan Google Scholar, namun masih memerlukan pemahaman teknis yang lebih mendalam agar keterbacaan data di SAPTO berjalan optimal.

“Tim APT menghadapi kebingungan dalam membaca relasi data antara PDDIKTI dan SAPTO 2.0. Workshop ini menjadi momentum penting untuk membedah persoalan tersebut secara komprehensif dan mencerahkan seluruh tim,” kata Dhiya.

Dalam sesi utama, Eva Latipah menekankan bahwa paradigma akreditasi perguruan tinggi telah bergeser secara fundamental. Menurutnya, APT 4.0 dan instrumen turunannya menempatkan outcome dan impact-based accreditation sebagai inti penilaian, bukan lagi sekadar kepatuhan administratif.

“Kampus harus bertumbuh secara sistemik. Akreditasi hari ini berbicara tentang dampak nyata. SPMI harus hidup dan menjadi instrumen kepemimpinan mutu, bukan sekadar tumpukan dokumen,” tegas Eva. Ia juga mengingatkan bahwa seluruh proses kini berbasis digital, sehingga konsistensi dan kejujuran data menjadi prasyarat mutlak. Dalam penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED), narasi harus disusun berbasis data, analisis, keputusan, dan dampak yang terukur.

Workshop ini sekaligus menjadi forum pendalaman terhadap Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang berimplikasi langsung pada penerapan APT 4.0, SAPTO 2.0, serta transisi menuju APT 4.1 sebagaimana diatur dalam PerBAN-PT Nomor 35 Tahun 2025. Ke depan, LPM bersama Tim APT STAINU Purworejo berkomitmen mendalami instrumen terbaru tersebut sebagai bagian dari penguatan mutu institusi secara berkelanjutan.

Suasana Workshop dan Pendampingan Penyusunan APT 4.0 dan SAPTO 2.0 STAINU Purworejo yang digelar secara daring bersama narasumber dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (30/12/2025). (Dok. Humas dan Publikasi STAINU Purworejo)

Bagikan :

Artikel Lainnya

Sinergi Program STAINU Purworejo de...
Purworejo, Kamis (08/01/2026) — Sekolah Tinggi Agama Islam Nahd...
Tuntaskan Program Kerja, Mahasiswa ...
Senin 5 Januari 2026 bertempat di Balai Desa Kaliharjo Kecamatan ...
STAINU Purworejo Dalami APT 4.0 dan...
Purworejo — STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo menggelar W...
Pendampingan Komunitas Seni Melalui...
Kegiatan bertajuk “Pendampingan Komunitas Seni Melalui Prod...
Srawung Budaya Kaliharjo: Malam Apr...
“Srawung Budaya Kaliharjo: Malam Apresiasi KKN STAINU Purwo...
Mahasiswa STAINU Purworejo Laksanak...
Purworejo, 24 Desember 2025 – Sebagai bagian dari pembelajaran ...

Download App Kampus

Jl. Pahlawan No. 7, Kel. Kledung Kradenan, Banyuurip, Purworejo, Jawa Tengah, 54171 Telpon : (0275) 2971962 WA : 085174331050

Download App Kampus

Jl. Pahlawan No. 7, Kel. Kledung Kradenan, Banyuurip, Purworejo, Jawa Tengah, 54171 Telpon : (0275) 2971962 WA : 085174331050