KUTOARJO – Komitmen mendukung pendidikan generasi muda dan pembentukan karakter berbasis nilai-nilai syariah terus diwujudkan oleh KSPPS BMT Binamas melalui program Beasiswa Muslim Berprestasi. Program beasiswa tersebut kembali disalurkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertempat di Kantor Pusat BMT Binamas, Jl. Urip Sumoharjo No. 80, Kepatihan, Purworejo.
Tahun ini, program Beasiswa Muslim Berprestasi diberikan kepada 49 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat menengah hingga perguruan tinggi. Salah satu penerima manfaat program tersebut merupakan mahasiswa STAINU Purworejo.
Kegiatan penyerahan beasiswa dihadiri jajaran pimpinan KSPPS BMT Binamas, perwakilan dosen, para penerima beasiswa, serta orang tua atau wali. Selain menjadi momentum penyerahan bantuan pendidikan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan dialog mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendampingi perkembangan akademik maupun karakter penerima beasiswa.

Foto Kegiatan Launching Beasiswa BMT Binamas (Dok. Pribadi/ Chairun Nisa)
Dalam sambutannya, Kepala Pengawas BMT Binamas, H. Budiman, menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut bersumber dari Baitul Maal, salah satu pilar dalam pengelolaan BMT yang bergerak dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“BMT terdiri dari dua pilar utama, yaitu Baitul Tamwil yang mengurusi bisnis koperasi simpan pinjam dan Baitul Maal yang menjadi motor kegiatan sosial. Dana beasiswa yang diberikan hari ini bersumber dari Baitul Maal yang merupakan amanah wakaf, infak, dan sedekah dari anggota dan masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan dana umat harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab. Menurutnya, setiap proses dan akad harus dipahami dengan baik oleh para pihak agar pengelolaan dana berjalan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.
Sementara itu, Direktur Utama BMT Binamas memberikan motivasi kepada para penerima beasiswa dan orang tua. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh pembangunan karakter dan spiritualitas.
Dengan mengutip pesan dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya, “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya,” ia menekankan pentingnya membangun jiwa melalui ilmu pengetahuan, ibadah, dan pembiasaan perilaku positif.
“Jiwa harus dibangun terlebih dahulu. Ilmu pengetahuan dan ibadah menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang kuat, sementara kebutuhan jasmani juga harus dipenuhi dengan sesuatu yang halal dan thayyib,” tuturnya.
Ia juga mengajak para penerima beasiswa untuk terus menjaga semangat belajar sekaligus istiqamah dalam menjalankan ibadah. Menurutnya, pendidikan yang baik harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketakwaan, keterampilan, dan kepedulian sosial.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan penerima dari berbagai jenjang pendidikan. Bantuan tersebut diberikan secara berkala setiap bulan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan para penerima.
Keikutsertaan mahasiswa STAINU Purworejo sebagai salah satu penerima beasiswa menjadi bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik.
Program Beasiswa Muslim Berprestasi BMT Binamas sendiri telah dirintis sejak dekade 1990-an dan terus dikembangkan sebagai bagian dari kepedulian sosial lembaga terhadap dunia pendidikan. Keberlanjutan program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi penerima manfaat yang kelak dapat memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat.
“Harapan kami, anak-anak yang hari ini menerima beasiswa dapat terus melanjutkan pendidikan dan memperoleh ilmu yang bermanfaat. Kami memiliki mimpi besar agar mereka yang saat ini menjadi mustahik kelak tumbuh menjadi muzakki yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi umat dan bangsa,” ungkap pihak manajemen BMT Binamas.
Melalui program ini, sinergi antara lembaga keuangan syariah, keluarga, dan institusi pendidikan diharapkan terus berkembang. Bagi mahasiswa STAINU Purworejo yang menerima beasiswa, dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan kelak turut memberikan manfaat bagi masyarakat.